
Dimulai dengan pembukaan, kemudian tahlil dan mahallul qiyam, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon.
Dalam sambutannya, ketua PRNU Paulan menekankan bahwa tugas NU tidak hanya menjaga ajaran ahlussunah Waljamaah, tetapi juga menjaga keutuhan negara. Oleh karenanya, beliau menghimbau kepada semua warga Nahdliyyin untuk gemar mengaji sekaligus cinta negeri.
Adapun mauidzah Hasanah disampaikan oleh Kiai Dr. Abdul Aziz, M.Ag sekaligus Rais Syuriah PRNU Paulan. Beliau bercerita tentang perjuangan NU dalam merebut kemerdekaan sekaligus segala dinamika yang pernah dialami NU selama ini.
Kegiatan malam itu pun ditutup dengan doa.



