
Suasana Lailatul Ijtima' ke-5 ini agak berbeda dari biasanya. Jika biasanya didahului dengan tahlilan, kali ini tidak. Karena bertepatan dengan malam 12 Rabiul Awal tahun 1445 H, maka kegiatan kali diiringi juga dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji.
Hal yang luar biasa juga tampak dari antusiasme masyarakat Sanggir. Prediksi awal diperkirakan hanya beberapa warga saja yang hadir, ternyata puluhan. Jika dilihat di buku absen, setidaknya ada 70an warga yang hadir. Ini belum mereka yang tidak menuliskan namanya di daftar hadir.
Turut hadir dalam kegiatan malam itu adalah Bapak Kepala Desa Paulan Bpk Joko Margono. Tampak juga bapak Iksan selaku kepala Kadus di wilayah Sanggir dan juga bapak Hasto, ketua pengajian Bangsal di Sanggir.
Dalam sambutannya, ketua PRNU Paulan selain mengenalkan keberadaan NU di Paulan beserta kegiatannya, juga mengharap masyarakat untuk ikut aktif dalam berjam'iyah, terlebih untuk para pemuda pemudi dan para pelajarnya.
Kiai Abdul Aziz dalam mauidzah Hasanah, menerangkan sejarah Nabi Muhammad SAW sekaligus keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengharapkan dalam suasana Maulid ini, para jamaah untuk bisa menjadikan Rasulullah sebagai teladan yang utama.





